Kamis, 24 November 2016

Bicara tentang Cinta

Oleh: Lilih Muflihah


Cinta memang sulit untuk ditebak. Cinta itu seperti udara yang tak tampak tapi dapat dirasa, dalam setiap tarikan nafas, cinta masuk memenuhi rasa dan raga. Konon kabarnya saat cinta masuk dalam hidupmu, dia akan mengerakkan tubuhmu, mengetarkan hatimu, menyibukkan pikirmu, mendobrak semua pintu kekakuan dirimu dan cinta juga bisa menjinakkan egomu, menguburkan keluh kesah mu, mengelukan lidahmu bahkan menciutkan nyalimu. Cinta yang hadir bisa membawa perubahan ke arah positif atau negatif, yah bergantung pada di mana cinta berlabuh.

Bicara cinta tak kan pernah ada habisnya, saat benih cinta tertanam dalam hati, cinta itu akan tumbuh. Seperti tanaman, cinta yang akan tumbuh subur jika dirawat dengan baik. Ada cinta yang tak pernah dirawat tapi dia hidup layaknya ilalang. Ada cinta yang tak pernah tahu kapan ditanam tapi dia tumbuh dan berbuah. Ada cinta yang tumbuh begitu subur namun ada juga cinta yang tak ingin tumbuh. Benih dan tempat di mana cinta tumbuh yang mempengaruhi tingkat pertumbuhan cinta.

Banyak yang tahu soal cinta dan tidak sedikit yang tahu soal benci. Batas cinta dan benci konon kabarnya sangatlah tipis. Cinta bisa berubah benci dan sebaliknya benci bisa menjadi cinta. Banyak yang mengaku cinta tapi kemudian berbelok menjadi benci dan banyak yang tak bisa memendam benci namun akhirnya berubah menjadi cinta. Tak sedikit kisah membuktikannya.

Cinta derita nya tiada akhir begitulah kata film seri yang pernah tenar. Cinta itu anugerah maka berbahagialah itu juga kata lagu yang pernah populer. Ada yang patah hati karena cinta tapi ada juga yang bertahan karena cinta. Cinta adalah rasa yang tak kenal padam bagi yang sedang terjerat cinta tapi cinta merupakan kepedihan bagi yang sedang mencari cinta.

Betapa banyak orang yang bangkit karena cinta namun banyak juga orang yang masuk ke jurang karena cinta. Semua orang mendambakan cinta yang sejati meski hantu cinta buta membayangi. Bagi saya ini nasihat yang tepat bagi para pejuang cinta: "Cintailah kekasihmu (secara) sedang-sedang saja, siapa tahu di suatu hari nanti dia akan menjadi musuh mu; dan bencilah orang yang engkau benci (secara) biasa-biasa saja, siapa tahu pada suatu hari nanti dia akan menjadi kecintaan mu” (Hadits Riwayat Turmidzi).

Wahai para penjahat cinta, jangan kau berbuat makar dengan melakukan kudeta cinta. Berhati-hatilah bagi yang masih mencari cinta maupun yang sudah menemukan cinta. Cantik atau tampan, kaya maupun terkenal bisa menghadirkan cinta tapi cinta yang hadir di tempat yang salah hanya akan membawa luka. Luka karena tergores sembilu bambu hanyalah sementara tapi luka karena tergores sembilu cinta sakitnya tak terkira. Begitulah kata nya.

Oia silakan menikmati kisah cinta di Cincin Pintal Tiga, baca juga puisi Mendulang Sepi. Terima kasih.

14 komentar:

  1. ngomongin cinta emang selalu seru mba

    BalasHapus
  2. Cinta bikin hati campur aduk rasanya.
    Cinta bikin senyum2 sendiri.

    BalasHapus
  3. Kereen :) Diksinya oke banget, Mbak Lilih.

    BalasHapus
  4. Menarik tulisannya mbak...mnyingkap mkna cinta dr brbagai sisiny

    BalasHapus
  5. Yap, sedang-sedang aja. Letakkan di tangan, jangan di hati. Khawatir ndak kuat nanti. Hehe

    BalasHapus
  6. ada quote dari ti pat kai *kalau nggga salah* ngeksis di sini hehe

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Beberapa hal yang perlu dketahui untuk Mencegah Stunting

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun, Pagi yang indah di hari Selasa, tanggal 12 September 2017, Direktorat Kemitraan Komunikasi K...