Langsung ke konten utama

Tips bijak membaca dan membagi artikel

Oleh: Lilih Muflihah

Sedih dan kecewa, ternyata dia dengan mudah terlena dengan artikel, bahkan dengan sadar berbagi artikel yang berbau fitnah, mengumbar keburukan orang lain bahkan dibumbui. Lidah memang tak bertulang tapi jari-jari yang mengetik dan mengirim banyak hal lewat media sosial kan bertulang. Kemanakah hati dan pikirnya? Bijaklah membaca dan membagi berita. Apa yang dikirim lewat media sosial akan terus ada selama siempunya tak menghapusnya bahkan facebook pun memberitahukan peristiwa yang sudah terjadi setiap harinya.

Saya memang bukanlah orang hebat. Saya juga tidak terkenal tapi saya sedih saat orang yang hebat dan terkenal ikut serta berbagi artikel bohong dan membela kebohongan. Tak sadarkah bahwa di sana, mereka mandi uang, hasil artikel yang mereka buat? Sementara kita di sini terpecah belah, terbawa arus informasi yang salah, dan bahkan ada yang sukarela membuat kubangan pasir hisap yang menjerumuskan banyak orang ke dalamnya.

Berpikirlah cerdas. Sadarlah bahwa kita memang cerdas. Jangan mau terperdaya dengan korporasi pembuat artikel bohong. Jangan memandang sebelah mata dengan kemampuan tipu daya mereka, bahkan mereka mampu membuat fakta menjadi fitnah dan sebaliknya. Mereka tidak berpihak pada A, mereka juga tidak berpihak pada B, C, atau D. Mereka hanya berpihak pada pihak yang memberi uang selama masa kontrak, jika kontrak sudah habis bisa jadi berpihak pada yang lain. Mereka tak punya kepentingan lain selain kepentingan mereka sendiri.

Mungkin dia tidak percaya pada kehidupan setelah mati. Mungkin dia mengakui agama ala kadarnya. Mungkin dia tak mau tahu jika syetan bisa berwujud manusia. Kalau sudah begitu, hanya tinggal diri sendiri yang bisa menyadarkan. Nah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kita bijak dalam membaca dan membagi artikel.

1. Bacalah doa
Doa membuat aktifitas kita bernilai ibadah. Mungkin perkara berdoa bagi sebagian orang adalah sepele tapi perlu diingat bahwa doa yang baik akan menghindari kita dari perbuatan tercela. Doa yang kita panjatkan akan mengingatkan kita pada Tuhan yang menciptakan kita sehingga ada kesadaran akan pengawasan Tuhan serta terhindar dari gangguan syetan.

2.  Jangan baper
Saat membaca sebuah berita, jangan melibatkan emosi terlalu berlebihan. Bacalah artikel seutuhnya karena membaca saat emosi bisa melewatkan informasi. Misalnya kita membaca hanya paragraf awalnya saja atau postingan orang lain di fb yang hanya mencantumkan judul dan gambar lalu menarik keaimpulan sendiri. Keterlibatan emosi bisa membuat pembaca salah dalam memahami berita. Terpancing emosi padahal hanya membaca sebagian tulisan lalu membagikannya dengan menambahkan pendapat yang membabi buta. Ini berbahaya apalagi tulisannya dibagi di media sosial, informasi yang salah dan berbau fitnah akan terus ada di media sosial, terus dibaca banyak orang. Berapa banyak dosa yang harus kita tanggung?

3. Mengkonfirmasi informasi
Jangan hanya membaca satu berita saja, baca juga artikel-artikel lain yang terkait. Artikel-artikel lain tersebut bisa menjadi pembanding informasi, sehingga hati dan pikiran kita bisa lebih terbuka dalam memahami isi artikel. Jika membaca tanpa mengonfimasi kebenaran akan membuat pembaca terjebak dalam penafsiran yang salah. Kita harus jeli siapa yang menulis artikel tersebut, penulis yang biasa kontoversi sudah pasti tulisannya juga kontroversi karena tulisan itu bisa mencerminkan siapa penulisnya.

4. Memilah artikel
Tidak semua artikel yang dibaca bisa dibagikan melalui media sosial. Kita harus cermat dari mana artikel itu didapat. Ada artikel yang bisa kita bagi tapi ada juga artikel yang cukup kita tahu sendiri saja. Bahkan artikel dengan tema yang sama perlu juga dicermati pilihan katanya. Ada artikel yang pas untuk si A tapi tidak untuk si B. Ibu saya pernah mengingatkan dalam sebuah percakapan, beliau katakan saat membagi artikel, beliau selalu mencari artikel yang pas untuk dibagi karena bisa jadi orang yang dibagi menafsirkan berbeda. Sudah dipilih saja terkadang tidak tepat sasaran apalagi kalau asal membagikan.

5. Cerdas memilih teman
Tidak berbeda dengan dunia nyata, di dunia maya juga berlaku nasihat, orang yang berdekatan dengan tukang minyak wangi akan kecipratan wanginya. Kita harus memilah siapa saja yang bisa dijadikan teman. Apa yang diposting di media sosial akan mudah diakses oleh teman-teman kita, nah jika tidak selektif bisa saja ada yang menyalahgunakan artikel yang sudah dibagikan. Maksud hati berbagi mangga apalah daya gak makan mangganya malah dapat getahnya saja.

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Postingan populer dari blog ini

KUE STIK KEJU

Bahan-bahan:
 4 butir telur
 500 gr tepung ketan
 Garam secukupnya
 1 bungkus kaldu ayam bubuk
 50 gr keju parut
 25 gr margarin
 2 sdm air

Cara membuatnya:
1. Kocok telur hingga mengembang
2. Campurkan tepung ketan, kaldu bubuk, garam, dan keju, aduk rata. Masukkan dalam telur, tambahkan margarin dan air, uleni hingga kalis.
3. Giling adonan lalu potong memanjang sebesar batang korek api
4. Masukkan dalam minyak dingin dan lakukan pada semua adonan. Goreng hingga kekuningan dan matang, angkat kemudian tiriskan.

Kalau di rumah lagi sendirian dan ngerasa bosan, gak ada salahnya main ke dapur, nyoba buat kudapan. Nah stik keju ini enak banget, buatnya juga mudah. Iseng-iseng aja. Tapi hati-hati ya buat yang punya masalah berat badan cz dijamin ketagihan, lagi dan lagi.

Mengenang Kembali Telepon Umum

Perkembangan teknologi saat ini begitu cepat. Dulu, bahkan sangat jarang orang memiliki telepon rumah karena begitu mahal. Di awal munculnya telepon genggam pun, perlu merogoh kantong lebih dalam untuk membelinya. Modelnya kala itu biasa saja tapi sekarang jangan ditanya. Berbagai merk dan model banyak di pasaran. Hari ini beli model baru, tak lama kemudian hadir model yang lebih keren dan canggih.

Ada Kopi, Lomba, dan Keseruan di Lampung Coffee Festival 2016

Setiap hari saya selalu menyuguhkan kopi untuk suami tercinta. Aroma kopi memang tak ada duanya. Kopi di pagi hari menyegarkan tubuh, kopi di siang hari menghilangkan kantuk, kopi di malam hari menghangatkan.