Sabtu, 08 September 2012

Episode Renungan

Kepada diri yang galau:
Tak rindukah kau pada pena yang membuatmu lega ketika sesak mencekat?
Tak rindukah pada kata yang sering kau rangkai untuk membahagiakan luka?
Apakah kau masih menyimpan duka pada puisi yang mencampakkanmu?
Mengapa kau pelihara ratap padahal kepingan hatimu masih ada?
(Lilih Muflihah, 080912)

2 komentar:

  1. asiiikkk... bu dosen mulai nulis lagi di blog :D
    semangat mennulis walaupun isi pena telah habis, karena isi pena bisa dibeli di warung hehe

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Memilih Ayam kampung yang Halal dan Baik

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun,  Dunia sudah semakin mudah. Dulu bingung jika tidak bisa berkendara, jadi bergantung dengan ora...