Selasa, 13 Desember 2011

Tips Nulis Cerita Ngocol ala Boim Lebon

29 Nov 2011 | Rubrik: Berita Penulis

Annida-Online-- Siapa nggak kenal dengan Boim Lebon? Penulis super kocak yang telah menelurkan puluhan karya, dan karyanya yang paling terkenal ialah serial Lupus Kecil, yang ditulis bersama Man Behind Lupus: Hilman Hariwijaya. Kenal, kenal, kenal...? Kenal, dooonk!

Ditemui setelah memandu acara launching film Negeri 5 Menara di Istora Senayan, Jakarta (27/11), penulis satu ini membagikan tips n trik-nya dalam menggeluti dunia tulisan ber-genre komedi.

“Yang paling penting, niatnya dulu dari awal dilurusin untuk menulis cerita ngocol. Biasanya kalau dari awal sudah diniatkan menulis cerita ngocol, akan lucu ceritanya. Selain juga harus rajin-rajin baca buku, nonton film, dan dengerin cerita lucu,” ujar Boim.

Untuk kebiasaannya yang terakhir, mendengarkan cerita lucu, Boim mengaku telah melakukannya sejak SMA. “Saat SMA saya suka bermain dengan teman-teman yang selera humornya tinggi. Biasanya saya tulis tuh kelucuan mereka,” tambahnya.

Penting juga, sebelum mengirim karya kita ke redaksi, minta tolong orang-orang di sekitar kita untuk menilainya, apakah sudah lucu atau belum? Terus revisi sampai dinilai ngocol oleh mereka. Kalau kira-kira sudah 90 persen ngocol, baru diserahkan ke redaksi.

Kalau menurut kamu menjadi penulis cerita ngocol adalah bakat alam dan sudah berkarakter ngocol dalam kesehariannya, berarti kamu sepaham dengan Boim. Hanya saja, menurutnya hal tersebut masih bisa diasah.

“Bakat juga ngarush sih, tapi bisa diasah, kok. Hilman Hariwijaya misalnya. Dia di kesehariannya serius banget orangnya, tapi serial Lupus-nya ngocol banget, kan? Yakin deh masih bisa diasah!” tutur Boim.

Yakin kan, Sob, semua orang bisa kok menulis cerita ngocol? Okd, untuk membuktikannya, mari berlomba ngirim cerpen ngocol di Annida-Online... Yayaya? [nurjanah]

http://annida-online.com/artikel-4502-tips-nulis-cerita-ngocol-ala-boim-lebon.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Memilih Ayam kampung yang Halal dan Baik

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun,  Dunia sudah semakin mudah. Dulu bingung jika tidak bisa berkendara, jadi bergantung dengan ora...