Sabtu, 23 Juli 2011

Tunggu Aku

oleh: Lilih Muflihah


Sehari, seminggu, sebulan, setahun
Kau terus berjalan tanpa henti
Tak mau menunggu, meninggalkanku
Tanpa suara, tanpa rasa


Tunggu aku,
Aku belum siap dengan kenyataan
Aku masih mencari
Aku bingung
Langkahku terhenti
Pikiranku buntu


Tunggu aku,
Aku masih berfikir
Aku tak bisa berlari
Kakiku pegal, nafasku sesak
Bisakah kau mengerti?


Tunggu aku,
Andai kau bisa sedikit bersabar
Andai kau bisa menunggu sebentar saja
Andai kau bisa kembali
Menoleh, melihatku di belakang


Tunggu aku,
Aku harap masih punya kau
Aku harap aku berani
Berlari menyusulmu
Meninggalkan beban dan keluh kesahku

(puisi jaman bahela)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Memilih Ayam kampung yang Halal dan Baik

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun,  Dunia sudah semakin mudah. Dulu bingung jika tidak bisa berkendara, jadi bergantung dengan ora...