Minggu, 29 Mei 2011

Tentang Sebuah Ponsel

Kira-kira 3 thn lalu, ponselku dicopet orang di bis panjang. rasanya tak bisa terkatakan bagaimana perasaanku saat itu, nomor penting, sms-sms dari teman-teman, dan puisi-puisiku yg kusimpan dl ponsel itu pun ikut raib.

Saat seorang teman memintaku menerjemahkan, tak kulewatkan. hanya 3 hari aku menyelesaikannya padahal biasanya butuh 2 minggu untuk terjemahan sebanyak itu, yang ada dalam pikiranku adalah membeli ponsel baru karena ponsel itu begitu penting untuk guru les seperti aku.

Tahun pertama baik-baik saja namun setelah garansinya berakhir, ponsel mulai bermasalah. padahal ponselku mereknya terkenal di seluruh dunia. kini, ponsel itu kerap kali eror dan jika sudah eror, banyak nomor penting dan sms yang hilang dan nada deringnya pun turut hilang.

Tapi bagaimanapun, ponsel itu sangat bersejarah bagiku, apalagi dulu untuk mendapatkannya aku begadang selama 3 malam. semoga orang-orang yang mengenalku maklum jika tiba-tiba nomornya tidak tersimpan dalam ponselku dan semoga kalian tidak keberatan jika aku sering brtanya tentang nomor-nomor yang hilang dari ponselku.

Beberapa hal yang perlu dketahui untuk Mencegah Stunting

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun, Pagi yang indah di hari Selasa, tanggal 12 September 2017, Direktorat Kemitraan Komunikasi K...