Rabu, 30 September 2009

JEJAK MASA LALU DALAM KISAH KE-1


Berangkat dari masa lalu aku kini kemudian sejenak berhenti untuk mengenang yang sudah terlewati. Begitu banyak kenangan yang tersimpan meski tak semua terkatakan kemudian kutuliskan kalimat demi kalimat ini sekedar mengingatkan bahwa aku tak ingin terlupakan.

Aku sangat antusis ketika mengetahui akan ada acara buka puasa bersama teman-teman seangkatan. Awalnya tahu dari Ika lalu ku cari kejelasannya lewat Elina. Ternyata tanggal 13 September 2009 diputuskan sebagai waktu untuk Pemerintahan 2000 berkumpul.


Singkat cerita, aku berangkat ke lokasi acara tidak sendiri. Ada Elina dan suaminya yang berbaik hati mengajak aku dan Irma menumpang mobilnya. Sesampainya di sana, sudah banyak teman yang berkumpul. Aku sempat merasa malu karena ada yang mengomentari tentang berat badanku. (Wah, baru turun beberapa kilo aja sudah heboh, perjuanganku kan masih panjang. Hehe). Yang hadir saat itu antara lain Dini, Maria, Tika, Dwi, Siska, Yona, Irma, aku, sepasang suami istri Darma dan Ami, sepasang suami istri Rendi dan Ria, Ujang, Sokam, Kobe, Iqbal, Elina dan suaminya, Dian dan suaminya, Era bersama suami dan anaknya, Andes yang tak membawa istri, Adel dan pacarnya, serta Emir dan pacarnya.

Setelah puas menikmati hidangan dan berbincang-bincang dalam lingkaran yang besar, masing-masing dari kami membuat lingkaran-lingkaran kecil. Para laki-laki berkelompok entah membicarakan apa, para ibu punya perbincangan seru, para cewek pun punya obrolan sendiri, ada juga yang menyempatkan diri untuk pedekate, ada yang diam-diam mengambil foto kami dalam gaya yang tak siap kamera, sedangkan aku sibuk meminta nomor HP mereka dan sesekali berbincang, kadang-kadang ikut tertawa juga. Tapi meskipun begitu, kami sangat kompak saat foto bersama, terbukti dengan banyaknya foto yang dihasilkan dengan berbagai gaya tentunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Memilih Ayam kampung yang Halal dan Baik

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun,  Dunia sudah semakin mudah. Dulu bingung jika tidak bisa berkendara, jadi bergantung dengan ora...