Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Agustus, 2009

Panggilan Sayang

Saat kesal dengan murid-murid yang bandel, sering keluar ucapan tertentu untuk mereka. Bukan kata yang berasal dari nama-nama hewan tentu saja. Aku sering menambahkan kata honey di belakang kalimat perintah yang diucapkan dengan suara yang lebih kuat dari biasanya, misalnya, “Hei listen, Honey!”, “Jangan tidur dong, Honey!”, “Open your book, Honey!”, dan sebagainya. Bahkan aku sering berlebihan dengan menyebutkan honey bunny sweety darling di awal maupun di akhir kalimat, tujuannya agar menarik perhatian mereka tanpa menyakiti perasaan.


Panggilan honey sebenarnya tidak ditujukan ketika aku kesal saja, beberapa temanku pernah ada yang aku panggil dengan honey, sweety, dan darling untuk mengakrabkan suasana. Aku juga punya panggilan khusus untuk adik-adikku, Mul untuk adik perempuanku dan Bi2 untuk adik laki-lakiku..

Dulu, aku pernah dipanggil dengan sebutan ibu guru padahal saat itu belum jadi ibu guru, pernah juga dipanggil ummi, sister in law, dan sister. Sedangkan sekarang ada yang…

Merdeka (catatan 17 Agustus)

Angin berhembus kencang diiringi tumpahan hujan darikangit yang diliputi awan gelap tak menyurutkan keinginan mama untuk ikut upacara bendera 17 agustus dan dengan setia papa mengantar mama ke lapangan upacara.
Sementara itu tinggallah aku dan adik laki-lakiku sedangkan adik perempuanku masih KKN disebuah desa.

Di pagi yang dingin itu, aku dan adikku terlibat perbincangan ringan yang kemudian berubah menjadi berat. Di depan televisi yang menyala kami berdebat seru tentang apakah bangsa ini sudah merdeka atau belum. Kami memiliki perbedaan sudut pandang dalam mengemukakan pendapat. Adikku menganggap bangsa ini sudah merdeka tapi menurutku belum. Memang fakta berbicara bahwa Indonesia sudah merdeka dari penjajahan Belanda maupun Jepang secara fisik tapi entahlah aku merasa ada yang janggal karena sebenarnya kemerdekaan ini siapa yang punya? Apa gunanya merdeka jika banyak rakyat yang masih menderita, banyak pengusaha yang semena-mena, banyak pejabat yang menjadi budah nafsu serakah, ap…

KATA MEREKA

Setiap orang akan memiliki sudut pandang yang berbeda dalam ‘membaca’ kepribadian seseorang. Akan ada yang suka dan ada yang tak suka. Tidak bisa juga dipaksakan agar semua orang menyukai kita. Jadi, terima saja pendapat orang lain tentang kita, pastinya hanya kita yang tahu siapa kita sebenarnya.

Lalu, apa kata mereka tentang diriku? Ternyata pendapatnya beragam dan ini pun hanya sebagian kecil pendapat tentang diriku dari orang-orang yang tergabung dalam sebuah komunitas.

Kata A, aku adalah orang yang baik.

Kata B, aku adalah orang yang lucu dan riang.
Kata C, aku adalah orang yang dewasa, baik, suka becanda tapi suka nyindir.
Kata D, aku adalah orang yang tepat waktu, patut dicontoh tapi agak cerewet.
Kata E, aku adalah orang yang ramah tapi terkadang sensitif.
Kata F, aku adalah orang yang kurang berani berpendapat.
Kata G, aku adalah orang yang lebai.
Kata H, aku adalah orang yang lucu, aneh, dan kadang-kadang menggebu-gebu.
Kata I, aku adalah orang yang penuh humor.
Kata J, a…

Hari Ini

hari ini aku menemukan lagi bahwa setiap orang akan memiliki sudut pandang yang khas dalam membaca sesuatu..
aku jatuh cinta pada hari ini karena hari ini memberikanku banyak hal..
menambah keyakinan cintaku yang semakin redup..
hari ini aku menemukan diriku yang lain..
terimakasih untuk orang-orang yang mau menerimaku sebagai sosok yang berbeda dari biasanya..