Minggu, 15 Maret 2009

Demam facebook

Beberapa kali aku membaca salah satu koran daerah Lampung, aku menemukan kolom yang membahas tentang facebook. Ada yang mengulas tentang olahraga jari ala facebook bahkan kemungkinan Cinta Lama Bersemi Kembali alias CLBK gara-gara facebook. Aku sempat berpikir, jangan-jangan memang sedang terjadi wabah demam facebook.
Aku sih baru ikutan facebook, itu juga karena seorang teman mengajakku, awalnya aku sempat ragu mengingat kayaknya gak ada manfaatnya tapi setelah temanku itu meyakinkanku bahwa ada kemungkinan menemukan teman-teman lama melalui media ini. Lalu aku pun ikutan dan ternyata aku memang menemukan beberapa teman lamaku. Reaksiku cukup berlebihan karena rasanya seneng banget meski hanya ngeliat wajah teman-temanku yang sudah lama tak kujumpai itu. Yang membuatku semakin girang karena akhirnya aku bisa berkomunikasi lagi dengan seorang sahabatku di SMA yang tenyata sudah punya dua orang anak yang lucu-lucu.
Senang sungguh aku akui tapi agak sedikit sebel juga karena memori lama mulai terkuak lagi, hal-hal yang tadinya ingin dilupakan jadi teringat kembali. Tapi mau gimana lagi, manusia hidup kan akan terus membawa masa lalu, selalu berusaha menghadapi masa sekarang, dan tak henti mempersiapkan masa depan. Aku sempet agak kaget juga karena ternyata ada fakta yang baru aku sadari sekarang, yang membuatku sedikit malu tapi akhirnya aku Cuma bisa berkata pada diriku bahwa itu hanyalah masa lalu.
Selain bisa ketemu temen lama, media ini juga dianggap berguna untuk publikasi diri, menunjukkan siapa kita dan teman-teman kita dan begitulah faktanya tapi kadang jengkel juga melihat kenyataan bahwa media ini hanya digunakan untuk mencari sensasi, menarik perhatian orang dengan cara mengungkapkan fakta-fakta yang sebenarnya hanya fiktif belaka. Ah, apapun itu, semoga facebook tidak membuat orang kecanduan ngenet sampe lupa waktu dan lupa diri.

2 komentar:

  1. Sudah terlambat, Mbak. Fesbuk telah menjadi candu orang Indonesia. Dalam 3 bulan terakhir saja, telah terjadi peningkatan dua kali lipat orang Indonesia yang nge-fesbuk....

    Termasuk para pejabat DPR yang main fesbuk saat rapat paripurna!

    BalasHapus
  2. @Bang Aswi: iya bang, berarti bukan demam lagi tp wabah

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Memilih Ayam kampung yang Halal dan Baik

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun,  Dunia sudah semakin mudah. Dulu bingung jika tidak bisa berkendara, jadi bergantung dengan ora...