Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Februari, 2009

Menanti Hari

(Puisi ini dibuat berbarengan dengan puisi sendiri mendulang sepi. Suasana hatiku juga sama, lagi bete berat.)
Menanti Hari By: Lilih Muflihah
Kala bulan tak berarti
Mentari yang kan mengganti
Tapi kala awan ditinggal peri
Hujan berjumpa sepi
Senyum segera berlari
Asa berteduh menunggu arti
Meniti lembut cahaya pelangi
Meminta hari menjemput mimpi
Bertemu rasa yang menanti

31 Januari 2009

Sendiri Mendulang Sepi

(Ketika sedang penat ternyata menulis puisi itu begitu menolong. Ya walaupun gak bagus tapi perasaan itu jadi terarah lampiasannya. Mungkin puisiku masih hanya sampah perasaan tapi ternyata sampah itu bisa diolah menjadi hal yang berguna dan mendatangkan manfaat yang lebih besar. Hehe... oia puisi ini aku krm via sms ke beberapa temen tapi sayang hanya tiga orang yang membalas dengan puisi yang bagus tapi ada juga yang bales pake kata-kata aneh bahkan menyebalkan.)

Sendiri Mendulang Sepi by: Lilih Muflihah tak bisa mencari
menunggu pun jemu
tak sanggup teriak
berbisik pun kelu
tak mampu berontak
mengeluhpun malu

lelah mendaki
menggapai langit sumbang
bosan meminta
bertemu bintang gamang
ingin menyerah
menanti bulan bimbang

meski menatap tak kuasa berharap
andai semu pun tak mungkin tersingkap
hanya rasa tetap tak mau menguap

31 Januari 2009

Selamat

Alhamdulillah lega, akhirnya judul tesisku di acc setelah sekian lama aku terkungkung dalam ketidakpercayaan terhadap diri sendiri.
Ternyata tidak seperti yang aku duga, semua berjalan dengan lancar bahkan perkiraanku akan terjadi debat panjang lebar, tidak terjadi.
Terserah deh orang mau bilang apa tapi selama ini aku memang berjuang keras untuk menaklukan diriku sendiri dan sekarang aku mau bilang ke semua orang kalau aku berhasil.
Ya memang ini baru setengah perjalanan tapi aku harus menghargai diriku sendiri karena telah berani maju ke medang juang.
Tinggal selangkah lagi, aku harus menuntaskan perjuangan ini, mewujudkan keinginan ortu dan cita-citaku.
Selamat Lili. Selamat dan teruslah berjuang, jangan menyerah!
PARPOL PESERTA PEMILU 2009A. Parpol Lama: 
1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. Partai Bintang Reformasi (PBR)
3. Partai Bulan Bintang (PBB)
4. Partai Damai Sejahtera (PDS)
5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
6. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
7. Partai Demokrat (PD)
8. Partai Golkar
9. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
11. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
12. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
13. PNI Marhaenisme
14. Partai Pelopor
15. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

B. Parpol Baru:
1. Partai Bangsa Nasional (PBN), 24 provinsi
2. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), 27 provinsi
3. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), 31 provinsi
4. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), 33 provinsi
5. Partai Indonesia Sejahtera (PIS), 33 provinsi
6. Partai Karya Perjuangan (PKP), 22 provinsi
7. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), 25 provinsi
8. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), 25 provinsi
9. Partai Kedaul…