Rabu, 26 November 2008

Aku dan Masalah

Masalah ini begitu rumit dan kompleks hingga aku tak kuasa mencari solusi, hingga tak tahu harus bagaimana sampai aku tak mengenal lagi siapa aku. Masalah ini membuatku tersiksa hingga membuntukan pikiran jernihku, hinggamengganggu kreatifitasku sampai aku letih menata hatiku. Aku semakin tersiksa kala aku tak kuasa lagi merangkai kata bahkan sekedar untuk menggerakkan pena untuk mengungkapkan perasaanku. Aku hilang akal terjebak dalam diriku.

Aku merasakan perasaan yang salah, melakukan hal yang salah, dan bersikap yang salah. Celakanya aku sudah tahu salah tapi tak bisa menghentikan yang salah itu. Bahkan kata-kata bijak yang pernah kuungkapkan menjadi siksaan yang luar biasa karena diriku tak berdaya untuk memperbaiki yang salah.

Aku sungguh merasa tak berguna, pikiranku pun menjadi buntu. Hatiku begitu hancur. Pilu telah mengahantarkan sakit begitu dalam. Inginku seorang membantu namun curhatku terasa hambar karena banyak kata yang bersembunyi. Lelah begitu merajai, mendesak marah keluar dari peraduan namun aku hanya bisa diam dan membiarkan pusing menyapa. Sendiri menahan bingung.

1 komentar:

  1. saat masalah itu terselesaikan...
    kebahagiaan itu akan datang

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan jejak.

Memilih Ayam kampung yang Halal dan Baik

Oleh Lilih Muflihah Tabik pun,  Dunia sudah semakin mudah. Dulu bingung jika tidak bisa berkendara, jadi bergantung dengan ora...